umkmsukses.com — 6 Oktober 2026 — Kehadiran santri binaan dalam pembukaan HRD OPZ Forum 2026 menjadi simbol penting tentang investasi gerakan zakat terhadap generasi masa depan. Forum yang mengangkat tema “Learning to Lead, Growing to Serve” tersebut resmi dibuka dengan pembacaan QS. Ali ‘Imran ayat 103–105 oleh Mario Sakha Putra, santri binaan LAZ Zakat Sukses dari Rumah Tahfidz Sukses (RTS) Subulunnajjah, Depok.
Pembacaan ayat Al-Qur’an tersebut mengawali rangkaian HRD OPZ Forum 2026 yang mempertemukan pimpinan, praktisi sumber daya manusia, dan pengelola organisasi pengelola zakat (OPZ) di éL Hotel Jakarta, Kelapa Gading, pada 6–7 Oktober 2026.
Pesan Persatuan dan Kebaikan dari QS. Ali ‘Imran 103–105
Ayat yang dibacakan Mario memiliki pesan yang sangat relevan dengan penguatan sumber daya manusia dalam ekosistem zakat. QS. Ali ‘Imran ayat 103 mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada tali Allah dan menjaga persatuan.
Sementara ayat 104 mengandung seruan untuk menghadirkan kelompok yang mengajak kepada kebaikan, menyeru kepada yang makruf, dan mencegah kemungkaran. Ayat 105 kemudian memberikan peringatan agar umat tidak terpecah dan berselisih setelah datangnya keterangan yang jelas.
Berikut ayat yang dibacakan Mario Sakha Putra:
QS. Ali ‘Imran Ayat 103
وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًۭا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءًۭ فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًۭا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍۢ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ ١٠٣
Artinya:
“Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara…”
QS. Ali ‘Imran Ayat 104
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌۭ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ ١٠٤
Artinya:
“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
QS. Ali ‘Imran Ayat 105
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُوا۟ وَٱخْتَلَفُوا۟ مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْبَيِّنَـٰتُ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌۭ ١٠٥
Artinya:
“Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat.”
Santri dan Pesan Regenerasi Gerakan Zakat
Mario Sakha Putra, santri berusia 17 tahun dari Rumah Tahfidz Sukses (RTS) Subulunnajjah yang berada di bawah binaan LAZ Zakat Sukses, didaulat membuka agenda utama HRD OPZ Forum 2026.
Kehadiran Mario membawa pesan lebih luas. Gerakan zakat tidak hanya berbicara mengenai penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga tentang membangun manusia, membentuk karakter, dan menyiapkan generasi yang mampu melanjutkan estafet kebaikan.
Dari pembinaan Al-Qur’an, seorang santri mendapatkan ruang untuk tampil dalam forum yang mempertemukan para pimpinan dan praktisi pengelolaan SDM organisasi zakat. Hal tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan manusia dapat menjadi bagian penting dari keberlanjutan gerakan zakat.
Tantangan SDM Amil di Tengah Transformasi OPZ
HRD OPZ Forum 2026 menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, mulai dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kementerian Agama RI, praktisi sumber daya manusia, hingga unsur pendidikan dan pengembangan amil.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam forum, antara lain penyesuaian standar kompetensi SDM amil, tantangan lintas generasi di lingkungan kerja, kepemimpinan adaptif, serta penguatan budaya belajar berkelanjutan dalam organisasi pengelola zakat.
Di tengah perubahan dunia kerja dan meningkatnya tuntutan profesionalisme lembaga zakat, kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemampuan OPZ dalam memberikan pelayanan dan dampak yang lebih besar kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pembukaan forum oleh seorang santri menjadi pesan simbolis bahwa penguatan SDM OPZ sesungguhnya tidak hanya berbicara tentang kebutuhan tenaga kerja hari ini, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi yang akan melanjutkan perjuangan gerakan zakat di masa depan.
Sudah siapkah OPZ kita menghadapi perubahan dan menyiapkan SDM amil untuk masa depan?
Investasi pada Generasi, Investasi pada Masa Depan
HRD OPZ Forum 2026 menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan bagi para pimpinan serta praktisi HRD OPZ untuk membahas tantangan dan strategi pengembangan sumber daya manusia.
Di sisi lain, kehadiran Mario Sakha Putra memberikan perspektif yang berbeda dalam pembukaan forum. Seorang santri binaan mendapat kesempatan berada di tengah para profesional pengelola zakat dan membuka forum dengan ayat yang menyerukan persatuan, kebaikan, serta larangan terhadap perpecahan.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Learning to Lead, Growing to Serve”—belajar untuk memimpin dan bertumbuh untuk melayani.
Pada akhirnya, investasi gerakan zakat bukan hanya tentang seberapa besar dana yang dapat dihimpun atau disalurkan, tetapi juga tentang seberapa banyak manusia yang dapat tumbuh, berdaya, dan kemudian menjadi bagian dari rantai kebaikan.
Zakat bukan hanya tentang memberi manfaat hari ini, tetapi juga tentang menyiapkan manusia yang mampu membawa kebaikan di masa depan.
Kehadiran santri dalam pembukaan HRD OPZ Forum 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan SDM merupakan proses jangka panjang. Dari ruang-ruang pendidikan, pembinaan Al-Qur’an, hingga forum profesional, generasi muda perlu terus diberikan ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengambil peran.
Bagi gerakan zakat Indonesia, pertanyaannya kemudian bukan hanya bagaimana meningkatkan kualitas SDM amil hari ini, tetapi juga bagaimana menyiapkan generasi penerus yang mampu memimpin, melayani, dan menjaga keberlanjutan gerakan zakat di masa depan.

Comments